Asswrwb….…..Melakukan
perkawinan/pernikahan dan hidup berkeluarga adalah sunah Nabi Muhamad
yang bagi umat Islam merupakan perwujudan ibadah kepada Allah SWT……
Dengan demikian, maka makna sebuah perkawinan adalah melakukan ibadah kepada Allah SWT,,,,berarti pula bahwa niat yang terkandung dalam hati dan fikiran para calon mempelai harus niat berjihad dijalan Allah….
Perkawinan harus dimaknai sebagai menjalankan
sunah nabi, bukan untuk hanya mencari kesenangan, mencari kebahagiaan,
mencari kepuasan, mengamankan diri dari zinah dll….bukan hanya itu!….
Perkawinan/pernikahan harus diartikan, dimaknai sebagai suatu perjuangan berat dijalan Allah untuk menjalankan
tugas sebagi Kalifah dimuka bumi, untuk mewakili Allah SWT memelihara
Alam semesta, memelihara keturunan umat manusia yang dititipkan Allah
kepadanya……
Makna
ini sebenarnya sudah banyak yang tahu………. saya tulis lagi sekedar untuk
sharing kepada pembaca blog ini yang sedang mencari pasangan hidup
dalam sebuah pernikahan, atau pun yang sudah dalam posisi pernikahan dan
merasa kaget dengan situasi dan kondisi nyata dalam pernikahan yang
sangat berbeda dengan harapannya….juga terutama untuk anak saya si
kembar yang sedang mencari pasangan hidupnya…..
Pernikahan
adalah bagaikan sebuah gunung yang menjulang tinggi yang dikelilngi
rimba belantara yang dipenuhi binatang buas dan berbisa didalamnya….tapi
dilihat dari kejauhan gunung dan rimba belantara itu sangat indah dan
menarik untuk didatangi, ditaklukan, untuk menikmati keindahan alam
dipuncak gunung……
Berbondong-bondong
para pecinta alam, pendaki gunung pergi naik gunung…..tapi sangat
jarang yang berhasil mencapai puncaknya, menikmati keindahan alamnya
dengan selamat….hanya mereka yang sudah mempelajri ilmu mendaki gunung,
memiliki skill dan memiliki keberanian, keuletan, tahan uji, bisa
bekerja sama dengan baik dan bermental baja……..yang sukses…..
Demikian juga dengan pernikahan, berbondong bondong orang melakukan pernikahan karena menganggap sebagai sesuatu yang indah, menarik, menyenangkan,
suatu pengamanan terhadap zinah, memuaskankebutuhan lahir bathin dll
yang berorientasi kepada bagi kepentingan duniawi pribadi…..tapi sedikit yang sukses dan langgeng sampai akhir hayatnya….
Yang sukses hanya mereka yang menyadari dan yakin
bahwa pernikahan adalah sebuah perjuangan berat dijalan Allah untuk mau
berkorban perasaan, menghilangkan ego masing masing, bekerja sama
sesuai rule of the game, selalu berfikiran positif dalam problem
solving, menerima dengan ikhlas semua kekurangan pasangannya, saling
menghormati hak dan kewajiban masing masing, memilik komitmen yang kuat
dijalan Allah untuk memepertahankan keutuhan pernikahan sampa titik
darah penghabisan..dll banyak lagi…..
Kedua pasangan harus memilki komitment
untuk Do the best sesuai rule of the game Allah SWT dalam suatu
perkawinan….kemudian baru berserah diri pada Allah untuk memutuskan
hasil akhirnya…biarkan God takes the rest….
Kalau terjadi harus bercerai, harus
diyakini bahwa ini hanya karena itu yang terbaik menurut Allah, bukan
oleh karena kepentingan pribadi dan emosi pribadi masing masing……
Maaf,…ini
hanya sharing pengalaman saya saja….alangkah sayangnya kalau pembaca
blog harus mengalami dulu, baru sadar……syukur kalau kuat
menjalaninya…kalau tidak kan kasihan…..
Siapapun yang baca tulisan ini, sekali lagi ini bukan menggurui, ini sekedar sharing …………………mudah-mudahan dibaca anak saya……..
Wass wrwb……..



0 komentar:
Posting Komentar