This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 18 Februari 2012

Alangkah Indahnya Sebuah Pernikahan

Assalamu'alaikum.Wr.Wb.

met malem sobat, apa kabar, semoga kita slalu diberi kesehatan. amin. Postingan saya kali ini agak sedikit menyinggung tentang sebuah pernikahan. Bagi yang sudah menikah pasti sudah merasakan indahnya pernikahan.
Mungkin tidak perlu ada pembuktian secara mutlak tentang sebuah pernikahan dari orang-orang yang saling mencintai. Banyak sekali cerita mengharukan yang tergores tentang dua orang saling mencintai yg berjuang untuk sampai pada titik pernikahan,
oleh karenanya saat dia telah pasangan hidupnya dengan jalan halal, tentu saja akan menumbuhkan perasaan tentram dan bahagia dlm jiwa. Jalan yg bisa mengantarkan manusia sampai pada puncak kenikmatan dan keindahan dlm mencintai lawan jenis adalah dengan ikatan pernikahan.
Dengan jalan ini, orang yang saling mencintai dapat saling berbagi perasaannya secara lahir dan batin. Sebaliknya, orang yg belum menikah pasti tidak akan pernah merasakan suatu kenikmatan yang hakiki terhadap lawan jenisnya karena ada banyak batasan-batasan yag tidak boleh dilanggar. Pun jika akhirnya dia melanggar batasan itu, dia tidak akan bisa merasakan kebahagiaan dan ketenangan jiwa yang sebenarnya. Sebab segala seruatu yg diperoleh dari jalan yang salah tidak akan pernah mendatangkan ketenangan jiwa.
Indahnya sebuah pernikahan terkadang benar-benar dapat dipahami ketika seseorang telah menjalani pernikahan itu sendiri..Sebelum menikah, ada banyak ketakutan yang muncul. Seperti ketakutan akan kehilangan waktu untuk menyalurkan hobi, kehilangan waktu untuk berkumpul dengan teman-teman,dan ketakutan-ketakutan lainnya.
Sebenarnya alasan itu hanyalah alasan yg berasal dari hawa nafsu kita saja. Dengan bersungguh-sungguh meniatkan hati untuk menjalani sebuah pernikahan, kita pun akan meyakini bahwa pernikahan merupakan jalan yg indah pemberian Allah swt untuk kita.
Secara ringkas keindahan yang dapat kita nikmati dlm sebuah pernikahan sebagai berikut:
* Mendapatkan pahala yang besar karena telah melaksanakan perintah Allah swt dan Rasul-Nya dalam hal pernikahan..
* Menjaga kehormatan dan pandangan mata, serta melindungi akhlak dan agama.
* Menghasilkan keturunan yang shaleh. Hal ini bisa mendatangkan pahala yg besar bagi orang tua karema telah mendidik dan bersabar dlm merawat anak-anak menjadi anak shalih/shalihah.
* Mewujudkan suatu hubungan pesahabatan antara suami dan istri yg mampu menepis rasa kesepian dan kesendirian.
* Saling bekerja sama. Istri bisa menjadi jalan hidayah bagi suaminya, begitu pun suami bisa menjadi jalan hidayah bagi istrinya.
Maka dari itu, hal terbaik yg harus dilakukan adalah apabila sobat telah siap lahir maupun batin. Segeralah menikah dan janganlah menunda-nundanya lagi.

"Barang siapa diantara kalian telah mampu, serta berkeinginan untuk menikah maka hendaklah ia menikah. Karena sesungguhnxa pernikahan itu dapat menundukkan pandangan mata dan memelihara kemaluan. Dan barang siapa yang belum mampu, hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu perisai" (H.R. Muttafaq 'alaih)

.
Mungkin demikian sedikit info yg dapat saya sharing, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi yang membacanya. Amin.

Wassalamualaikum.Wr.Wb

Jumat, 17 Februari 2012

Pernikahan Adat

Upacara pernikahan Adat Sunda

Pernikahan adat Sunda saat ini lebih disederhanakan, sebagai akibat percampuran dengan ketentuan syariat Islam dan nilai-nilai "keparaktisan" dimana "sang penganten" ingin lebih sederhana dan tidak bertele-tele.

Adat yang biasanya dilakukan meliputi : acara pengajian, siraman (sehari sebelumnya, acara "seren sumeren" calon pengantin. Kemudian acara sungkeman, "nincak endog (nginjak telor), "meuleum harupat"( membakar lidi tujuh buah), "meupeuskeun kendi" (memecahkan kendi, sawer dan "ngaleupaskeun "kanjut kunang (melepaskan pundi-pundi yang berisi uang logam).

Acara "pengajian" yang dikaitkan dan menjelang pernikahan tidak dicontohkan oleh Nabi Saw. namun ada beberapa kalangan yang menyatakan bahwa hal itu suatu kebaikan dengan tujuan mendapatkan keberkahan dan ridho Allah Swt yaitu melalui penyampaian "do'a".

Siraman, merupakan simbol kesangan orang tua terhadap anaknya sebagaimana dulu "anaknya ketika kecil" dimandikan kedua orang tuanya. Pada siraman itu, kedua orang tua menyiramkan air "berbau tujuh macam kembang" kepada tubuh anaknya. Konon acara siraman itu dilakukan pula terhadap calon penganten lelaki di rumahnya masing-masing. Syaerat islam tidak mengajarkan seperti itu tapi juga tidak ada larangannya. Asalkan pada acara siraman itu, si calong penganten perempuan tidak menampakan aurat (sesuai ketentuan agama Islam).

Untuk acara sungkeman yang dilakukan setelah "acara akad nikah" dilakukan oleh kedua mempelai kepada kedua orang tuanya masing-masing dengan tujuan mohon do'a restu atas akan memulainya kehidupan "bahtera rumah tangga". Sungkeman juga dilakukan kepada nenek dan kake atau saudaranya masing-masing.

Acara adat saweran yaitu, dua penganten diberi lantunan wejangan yang isinya menyangkut bagaimana hidup yang baik dan kewajiban masing-masing dalam rumah tangga. Setelah diberi lantunan wejangan, kemudian di "sawer" dengan uang logam, beras kuning, oleh kedua orang tuanya.

Nincak endog yaitu memecahkan telor oleh kaki pengantin priya dengan maksud, bahwa "pada malam" pertamanya itu, ia bersama isterinya akan "memecahkan" yang pertama kali dalam hubungan suami isteri. Kemudian acara lainnya yaitu membakar tujung batang lidi (masing-masing panjangnnya 20 cm) dan setelah dibakar, dimasukan ke air yang terdapat dalam sebuah kendi. Setelah padam kemudian di potong bagi dua dan lalu dibuang jauh-jauh. Sedangkan kendinya dipecahkan oleh kedua mempelai secara bersama-sama.

Acara terakhir adat Sunda , yaitu, "Huap Lingklung dan huap deudeuh ("kasih sayang). Artinya, kedua pengantin disuapi oleh kedua orang tuanya smasing-masing sebagai tanda kasih sayang orang tua yang terakhir kali. Kemudian masing-masing mempelai saling "menyuapi" sebagai tanda kasih sayang. Acara haup lingkun diakhir dengan saling menarik "bakakak" (ayam seutuhnya yang telah dibakar. yang mendapatkamn bagian terbanyak "konon akan" mendapatkan rezeki banyak.

Setelah acara adat berakhir maka kedua mempelai beserta keluarganya beristirahat untuk menanti acara resepsi atau walimahan

Makna Sebuah Pernikahan

Asswrwb….…..Melakukan perkawinan/pernikahan dan hidup berkeluarga adalah sunah Nabi Muhamad yang bagi umat Islam merupakan perwujudan ibadah kepada Allah SWT……
Dengan demikian, maka makna sebuah perkawinan adalah melakukan ibadah kepada Allah SWT,,,,berarti pula bahwa niat yang terkandung dalam hati dan fikiran para calon mempelai harus niat berjihad dijalan Allah….
Perkawinan harus dimaknai sebagai menjalankan sunah nabi, bukan untuk hanya mencari kesenangan, mencari kebahagiaan, mencari kepuasan, mengamankan diri dari zinah dll….bukan hanya itu!….
Perkawinan/pernikahan harus diartikan, dimaknai sebagai suatu perjuangan berat dijalan Allah untuk menjalankan tugas sebagi Kalifah dimuka bumi, untuk mewakili Allah SWT memelihara Alam semesta, memelihara keturunan umat manusia yang dititipkan Allah kepadanya……
Makna ini sebenarnya sudah banyak yang tahu………. saya tulis lagi sekedar untuk sharing kepada pembaca blog ini yang sedang mencari pasangan hidup dalam sebuah pernikahan, atau pun yang sudah dalam posisi pernikahan dan merasa kaget dengan situasi dan kondisi nyata dalam pernikahan yang sangat berbeda dengan harapannya….juga terutama untuk anak saya si kembar yang sedang mencari pasangan hidupnya…..
 Pernikahan adalah bagaikan sebuah gunung yang menjulang tinggi yang dikelilngi rimba belantara yang dipenuhi binatang buas dan berbisa didalamnya….tapi dilihat dari kejauhan gunung dan rimba belantara itu sangat indah dan menarik untuk didatangi, ditaklukan, untuk menikmati keindahan alam dipuncak gunung……
Berbondong-bondong para pecinta alam, pendaki gunung pergi naik gunung…..tapi sangat jarang yang berhasil mencapai puncaknya, menikmati keindahan alamnya dengan selamat….hanya mereka yang sudah mempelajri ilmu mendaki gunung, memiliki skill dan memiliki keberanian, keuletan, tahan uji, bisa bekerja sama dengan baik dan bermental baja……..yang sukses…..
Demikian juga dengan pernikahan, berbondong bondong orang melakukan pernikahan karena menganggap sebagai sesuatu  yang indah, menarik,  menyenangkan, suatu pengamanan terhadap zinah, memuaskankebutuhan lahir bathin dll yang berorientasi kepada bagi kepentingan duniawi pribadi…..tapi sedikit yang sukses dan langgeng sampai akhir hayatnya….
Yang sukses hanya mereka yang menyadari dan  yakin bahwa pernikahan adalah sebuah perjuangan berat dijalan Allah untuk mau berkorban perasaan, menghilangkan ego masing masing, bekerja sama sesuai rule of the game, selalu berfikiran positif dalam problem solving, menerima dengan ikhlas semua kekurangan pasangannya, saling menghormati hak dan kewajiban masing masing, memilik komitmen yang kuat dijalan Allah untuk memepertahankan keutuhan pernikahan sampa titik darah penghabisan..dll banyak lagi…..
Kedua pasangan harus memilki komitment untuk Do the best sesuai rule of the game Allah SWT dalam suatu perkawinan….kemudian baru berserah diri pada Allah untuk memutuskan hasil akhirnya…biarkan God takes the rest….
Kalau terjadi harus bercerai, harus diyakini bahwa ini hanya karena itu yang terbaik menurut Allah, bukan oleh karena kepentingan pribadi dan emosi pribadi masing masing……
Maaf,…ini hanya sharing pengalaman saya saja….alangkah sayangnya kalau pembaca blog harus mengalami dulu,  baru sadar……syukur kalau kuat menjalaninya…kalau tidak kan kasihan…..
Siapapun yang baca tulisan ini, sekali lagi ini bukan menggurui, ini sekedar sharing …………………mudah-mudahan dibaca anak saya……..
Wass wrwb……..

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More